Selasa, 05 Februari 2008

untuk kasihku...

kasihku...

aku masih mencium hangat dekapmu

dalam redup temaram rindu

aku masih menghembus nafasmu

yang menghela lembut nan sayup

dalam degup rintih syahdu

aku masih disini untukmu

mendamba dalam padu

akan senandung lirih kalbu

dan berharap cinta masih menyisa

ketika menanti saat bersemi

dan menyatu dua hati

dalam sebuah ikatan suci

tanpa ragu yang menyeru

.......



sungguh kan ku nanti saat itu

ketika ijab kan terucap

kala lafaz tlah terlontar

dan restu menyertai

ikatan suci yang membentangkan kita

pada sebuah perjalanan baru

dalam satu proses hidup

bergelung dalam juang

bernaung ridlo Ilahi

.........

1 komentar:

mierz mengatakan...

weleh², puisine kweren ikz...
Aku pesen yaw, dikirim imel, qqq....