Tampilkan postingan dengan label blogspot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogspot. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Agustus 2008

Hanya maafkan aq

Maaf telah membuat luka itu untukmu.
Maaf telah membuatmu kini membenciku.
Aq tau dan mengerti jika kau kecewa,marah atau bahkan benci terhadapku..
Maafkan aq...

Kamis, 17 Juli 2008

so long n gudbye

yup, saatnya kata itu tergelincir pelan dari bibirku juga dari hatiku..
aku telah mencoba dan ternyata aku tak mampu.
aku telah merintis dan ternyata semua telah hancur berantakan
berpuing duka
berlembah air mata
maaf, hanya itu yang tersisa
mungkin nanti ...
ah ...

Senin, 14 Juli 2008

terserah

aku melangkah pulang hari itu. bertemulah aku dengannya sebelum aku mencapai kediaman orang tuaku.
aku masih berharap semua bisa diperbaiki, meski sedikit harapan itu tersisa.
aku masih berharap semua ini patut untuk dinanti, diperjuangkan dengan sepenuh hati.
aku masih berharap percaya itu menyapa lagi dalam titik relung hati
tapi..
yang kujumpai tiada sesuai dengan rasa yang diingini
tidak, bukan begitu..
awalnya memang terjadi seperti harapan, semua bisa dimaafkan dan terlupakan, bersama kembali melangkah
tapi, tiba tiba tanpa diduga aku menemukan fakta lain di balik semua nya
beberapa fakta dan perlakuan yang disembunyikan dariku
beberapa bukti yang dihapuskan dari daftarnya
dan runtuh kembali semuanya
menyerpih menjadi abu
aku rasanya tak mampu lagi untuk mempertahankan ini
aku tiada peduli lagi akan resiko jangka panjangnya
aku rasanya tiada ingin memperjuangkannya lagi
karena setiap kali luka itu kembali menyayat dan begitu seterusnya
aku berserah saja kepadaNya
berserah....

Kamis, 10 Juli 2008

aku belum juga mengerti

hari ini aku akan pulang dengan kereta malam..
aku akan menemuinya, sesuai kesepakatan bersama.
tapi setelah sekian hari tidak berbicara dan berpikir tentang segalanya, aku masih blum mengerti, apa yg paling aku inginkan. apa yg terbaik untukku. aku belum punya keputusan bulat ternyata.

Ternyata, banyak sekali yang harus dipikirkan. yang harus dipertimbangkan. Banyak hal yang terbentur pada titik titik tertentu. aku tak tahu lagi. aku seakan tak bisa berkompromi dengan hati dan logikaku. keduanya tak mau aku ajak berdiskusi. buntu pada jalan ini.

dan entah bagaimana jadinya nanti, ketika pertemuan itu terjadi. tanganku masih kosong. aku rasanya belumlah ingin bertemu dengannya. hufhhhh

Selasa, 08 Juli 2008

kita usai disini saja!!

kata kata itu...
sering sekali terlintas dalam benakku. mengusik kedalaman batinku, memaksaku untuk meninjau ulang semuanya. berpikir dan menelaah segalanya.
tapi seperti yg telah lalu, dan selalu begitu sebelumnya, kata itu hanya pernah terucap, namun tak disambut, dan akhirnya aku berhasil menarik niatku, atas segala pertimbangan.
kini, setelah kesekian kalinya kata itu melintasi benakku, aku kembali berpikir.
masih bisakah aku meneruskan semua ini?
masih sanggupkah aku bertahan setelah semua kejadian ini?
masih adakah hatiku setelah semua goresan luka yg menyayat dalam perih?
masih adakah kesabaranku menghadapinya?
masih adakah keikhlasanku untuk menerima kembali dirinya untukku?
masih pantaskah semua ini diperjuangkan?
dan semua pertimbangan ini memenuhi isi kepalaku, berdesakan dalam pusaran kabut rasaku..
membuatku terdiam dalam bisuku..
yap, setidaknya aku harus memikirkan semuanya dengan baik.
aku butuh kesendirian untuk berpikir tentang aku dan dia
setidaknya aku harus memutar ulang semuanya, menarik sebuah garis lurus dan membuat keputusan untukku sendiri..
ketika kata usai dikumandangkan, aku harus melontarkannya dengan kerelaan dan pertimbangan kuat, sehingga tiada akan ada sesalku di kemudian hari...

sebuah walimah

pagi itu ketika jarum berdentang 7 kali, katika matahari mengintip dari celah celah jendela balkonku, aku bergegas merapikan diri. melaju dengan kecepatan maksimal yg aku punya, aku tak ingin terlambat menikmati prosesi itu.
maka tibalah aku di sana, 30 menit sebelum akad dilangsungkan.
tak banyak yang bisa diceritakan tentang pesta yg di gelar, hanya sebuah ruang sederhana yang tersedia. sebuah sekolah TK yang dihias sedemikian rupa, dengan jalan sempit di depannya yg juga di pasangi tenda, disulap menjadi tempat resepsi. kursi" masih utuh terlipat, karena jalan raya yg hendak digunakan masih ramai dilewati.
dengan kesederhanaan yg sama, akad dilangsungkan pada dentang ke8 di sebuah masjid yg tak jauh dari lokasi resepsi.
meski semua sederhana, tanpa iringan musik atau prosesi formal lainnya, akad yg di gelar berlangsung kidmat..

di awali dengan salam dan bismillah, sang MC pun membawakan acara dengan kesahajaan yg sama. Lantunan ayat yg dikutip dari AnNisa bergema mengawali acara. Syahdu terangkum pada nadanya..
Dan sebelum akad diucap, berhubung salah satu maharnya adalah ArRahman, mempelai pria pun segera menunaikan membaca ArRahman. Bukan, menghafal tepatnya..
dan kali ini gema suara yg terangkai dari tarian huruf ArRahman, menyihir hadirin yg hadir mulai dari tarian pertama. menyentuh sedalam lantunan suci. menyeruak dalam haru..
luluh dan berleleran air mata demi mendengar "fabiayyi 'aalaaa irabbikuma tukadzdzibaan"
Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan..
meski masih terdapat sedikit kesalahan, tapi khusyuk yg tercipta mengaburkan kesalahan. dan tetap indah pada takarannya...
Dan ketika ijab terangkat dan qabul terangkai, kata sah keluar dari sang penghulu, maka terlontarlah berbagai ucap syukur dan pujian kepadaNya...
dan acarapun segera berlanjut dengan segala kesahajaannya.
itulah pertama kali aku menjadi bagian dari panitia sebuah pernikahan teman liqo..
kesahajaan yg ditampilkan tak mengurangi syakralnya acara, justru semakin indah dalam rangkaiannya, menurutku...

dan aku, ada sesuatu yg menyembul di dalam sana...
aku pecinta ArRahman, tapi belum mampu menghafalnya. meski begitu aku ingin suatu saat nanti, entah kapan.... sesuatu itu ada untukku :)

Senin, 07 Juli 2008

kisah sebuah kepercayaan yg terabai

masa itu, 2.5 tahun waktu mundur, seorang gadis yg baru mengenal sejatinya hidup, sendirian dalam pencarian, bertemu dengan seorang pemuda, sosok sempurna di matanya, di saat yg tepat ketika ia membutuhkan penopang. dan gadis itu, dengan segala kepolosannya, begitu kasihnya kepada sang pemuda. melimpahkan semua cinta kepadanya. seutuhnya. sepenuh hatinya, dengan kepercayaan yg tanpa batas. tiada sedikitpun ragu dan curiga terselip dalam hati sang gadis. baginya sang pemuda adalah malaikatnya, segalanya, tempat bersandar baginya. apapun yg dikatakan, ia menuruti dengan kepatuhan yang ajaib.

tapi, seiring waktu berjalan sang gadis mulai menyadari segalanya, dengan perlahan. seperti jarum yg menggores dengan pelan tapi membawa racun yang menjalar cepat dalam nadinya. kebohongan demi kebohongan terbuka di hadapannya..kata demi kata, fakta demi fakta, dengan suara selembut sutra..yg menggesek halus setipis luka yg disayat sembilu. meski demikian, demi mempertahankan yg telah dimulai, sang gadis masih mampu menerima dan memaafkan. hatinya masih seluas langit..meski ada setitik lubang yg tercipta dari kumparan luka, ia masih tegak menggenggam jemari sang pemuda.

dan kemudian..beberapa selang setelahnya, sebuah fakta kembali terungkap. fakta yg berusaha di kubur rapat, tentang sebuah masa yg terlampau lalu. yang terselubung rapi dalam kesahajaan yg tersimpan dalam kesederhanaan tampilan. dan kali ini, bukan cuma lubang kecil, tapi retakan" yg melebar dan nyaris berkeping. dan sekian kalinya si gadis berusaha memulihkan retakan itu. dengan sisa kesabaran yg dimiliki, ia kembali menerimanya dan menambal keping yg nyaris terburai, satu per satu dengan segala pengorbanan, dengan lem air mata dan keikhlasan. Namun ada satu yg berubah. si gadis menjadi lebih logis dibanding sebelumnya. bukan lagi semata mengutamakan rasa, tapi realisitas, meski realistas itu terbentur pada 1 hal yg tak bisa ia ubah. ia terbentur dalam sebuah titik yg membuatnya tak mampu melangkah dan harus rela. maka ia masih berusaha semampunya. MENERIMA...

tapi apa?
si pemuda yg berikrar akan berubah, akan memperbaiki semuanya, kembali mencuil hati sang gadis. kali ini meski bukan kesalahan besar, tapi kepercayaan sang gadis benar" kembali terburai...luruh kembali, merosot dalam titik rendah kulminasi.. dan akankah ia mampu kembali menerima kali ini??
ia ternyata masih belum merasa yakin untuk itu. menyusun ulang semua serpihan yg terburai membuatnya tak yakin kembali...ia butuh lebih dari sekedar kata

kukira...
kepercayaan...
ternyata begitu mudah diberikan
namun sulit untuk diabadikan.

Kamis, 26 Juni 2008

bungkamku

sedari semalam ku ingin diam ku menyeru memanggil suara,
agar ada selintas nada yang teraba lewat celah celah bibirku
inginku agar bungkamku membekap sunyiku,
mengisi kegaduhan dalam rongga hatiku
menghadirkan riuh yang bergemuruh merdu

inginku agar beku hatiku mendesak hangat
mengisikannya dalam lorong lorong dingin
yang menghampar sepanjang selasar jiwa

inginku rengutku menarik senyum
yang menyungging lembut pada kedua ujung bibirku
inginku derai tangisku surut
mengering dalam usapan lembut sayap bidadari

tapi bahkan hingga hari ini berlalu
aku tak mampu menemukan
rangkaian kata yang bisa aku nyanyikan
pun sekedar aku lafazkan

aku tak mampu mengurai kebekuan
yang menjadi bunga es
yang menutupi jalan ke arah cahaya mentari

aku tak mampu membendung aliran air
yang menitik menetes dalam isak
berderai dalam tangisku

nyatanya hingga kini aku masih ingin terdiam
memutuskan alur jaringan penghubungku
kepada dunia yang sering aku nikmati

sepertinya
aku masih ingin bungkam untuk sementara
menikmati sendiriku yang terlamur sunyi
hingga waktu mengeringkan laraku...

Jumat, 20 Juni 2008

yesterday, tomorrow, and today

kemarin adalah sejarah
hari yang telah berlalu harusnya cukup menjadi sejarah
kenangan yang membawa cerita tentang kisah yang telah lalu
tak perlu lagi untuk disesali
sejarah itu hanya untuk dipelajari makna di baliknya
hikmah yang tersembunyi di latar nya
masa lalu itu seperti layaknyqa kaca spion, SEHARUSNYA
yang sesekali dilihat untuk mengetahui apa yang tertinggal di belakang kita
bukanlah KOMPAS yang menentukan arah angin yang kan kita tuju
yang selalu kita pandang lekat dan diikuti
tapi benarkah semua masa kemarin itu bisa menjadi sejarah yang tertinggal begitu saja
benarkah bisa dilupakan begitu saja
benarkah tidak akan berpengaruh terhadap masa yang akan terjadi kemudian
ah...aku tahu ada beberapa sejarah yang tak mungkin terlupa dengan mudah
ada beberapa kisah yang terjalin begitu rapat, tak mungkin terlepas dari ingatan
dan juga ada cerita yng akan membawa dampak di sepanjang hidup, tak bisa untuk dilepaskan
tak bisa untuk di maafkan
Tuhan mungkin saja (oh, pasti) pemaaf dan bisa memafkan kesalahan sebesar apapun,
tapi...toh manusia tak punya hati seluas itu kan
terhadap sejarah buruk, manusia seringkali mengingatnya dn menjadikan senjata untuk menghakimi manusia lainnya
maaf mungkin terucap
tapi ingatan tetaplah melekat
dalam setiap benakketika kemarin itu tak bisa ditinggalkan

tomorrow is mistery
hari yang terjadi kemudian adalah sesuatu yang tak bisa diramalkan
aku atau siapapun tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi bahkan sedetik ke depan
semua itu hanya lah misteri
apakah berita baik atau buruk, tak ada pengetahuan dan ilmu untuk mengungkapkannya
jadi bukankah seharusnya kita tak perlu untuk terlalu merisaukannya???jadi kenapa merasa takut gelisah atau bahkan khawatir akan sedetik kemudian yang menanti di depan?semua terjadi atas kehendakNya
tertutup indah dalam misteri kasihNya

and today is present
ketika Tuhan masih memberikan nafasku hari ini, detik ini
seharusnya aku bersyukur
aku masih diberikan kesempatan yang entah yang ke berapa ribu kali untuk memperbaiki diri
dan ini harusnya ku akui sebagai anugerahnya
harusnya aku tidak perlu merasa takut bukan?
takut bahwa masa lalu yang mungkin buruk akan tetap mengikutiku
atau pun takut bahwa di masa nanti aku tak mampu bertahan
aku seharusnya hidup untuk hari ini
tak perlu hidup dengan membawa beban dari hari kemarin ataupun pikiran berbelit tentang hari kemudian
yang terpenting adalah hari ini, saat ini dan detik inibetul begitu???

yesterday is history
tomorrow is mistery
and today is present

i hope i could to do that
but i know i culdn't

orang OPTIMIS bukanlah karena melihat jalan mulus di hadapannya
tetapi ia adalah yang YAKIN 100% dan berani mengatasi setiap tantangan yang menghadang

Rabu, 18 Juni 2008

ingatan akan dudulz file

sekian lama aku menghalangi diriku untuk menikmati kerling gemintang yang senantiasa menghias kelamnya malam.karna aku tahu apa yang mungkin bisa terjadi kepadaku ketika aku terlampau larut ke dalamnya
dan aku takut bahwa aku akan selalu terbawa rasaku ketika aku menatap mereka
maka aku pun menghalangi keinginanku untuk sekedar menengok ke atas langit sana

and then...
entah kenapa ketika seorang teman bertanya kepadaku tentang bagaimana keadaan rembulan hari ini setelah purnama terlewat beberapa waktu
aku menjadi teringat kepada gemintang yang menggantung di atas sana, yang lama kutinggalkan
ah...masihkah seperti dulu?
masihkah ada sedikit rasa di sana?
logikaku setidaknya tahu, semuanya tak lagi sama kini...
tapi bagaimana dengan hatiku?

maka, hari ini aku ingin merewind ingatan yang sekian lama ingin aku lupakan dari benakku
aku pun mulai membuka beberapa file hasil ketikan jemarinya
aku terlarut dalam deret demi deret huruf yang terpeta di beberapa helai notepad yang terangkum dalm satu nada.
aku hanyut akan kenangan yang tiba tiba menyerbu dalam otakku
membangkitkan alam bawah sadarku yang menyimpan semua kisah yang ingin ku kubur dan ketika ku sadari bahwa 1 file dudulz raib dari deretan notepad yang bergerombol dalam folder khusus, rasaku menjadi kecewa...
file yng mungkin tak seberapa penting, tapi itu berarti untukku
aku mulai mencarinya, mengobrak abrik semua file yang termaktub dalam PCku
tapi..seperti yang aku kawatirkan, aku kehilangan file itu ...
dan beberapa helai dari rasaku menitik air mata
aku tahu bahwa aku merindu...
aku sungguh merindu ...

sekonyong aku berlari menuju balkon
memandang kepada kelamnya selubung bumi
aku menemukan rembulan yang tak lagi bulat sempurna tersenyum dilingkupi kemerling bintang
dan aku menitipkan sedikit pesan kepadanya
juga seberkas rinduku kepada bayu yang kemudian berhembus membelai sejuk kepada pipiku
seolah berkata bahwa ia akan segera pergi untuk menyampaikannya kepada dia
aku pun ternyata masih merindu...
maka aku goreskan sedikit bercak hitam di atas lembaran ini
hanya agar rinduku sedikit terobati dan kembali terlupakan
seperti yang seringkali aku lakukanmenghilangkan dan melupakan rasa ini
menguburnya jauh kepada alam bawah sadarku...
andai ada kesempatan kedua untukku ...
===============================================

KESEMPATAN KEDUA - tangga

sungguh kusesali nyata cintamu kasih
tak sempat terbaca hatiku malah terabai olehku
lelah kusembunyi tutupi maksud hati
yang justru hidup karenamu dan bisa mati tanpamu

andai saja aku masih punya kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan luka
mumenjagamu ...memberimu ...
segenap cinta ...

kusadari tak selayaknya slalu penuh kecewa
kau lebih pantas bahagia,
bahagia karna cintaku

kau bawa bersamamu setengah hatiku
separuh jiwaku
yang mampu sempurnakan aku

andai saja aku masih punya kesempatan kedua
pasti akan kuhapuskan lukamu
menjagamu ...memberimu ...
segenap cinta ...

Senin, 16 Juni 2008

sebuah copas

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT
Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita
kita bergabung dengannya dan jatuh kedalam suatu keanehan serupa yang
dinamakan CINTA
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan
Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah melepaskan BUKAN akhir dari dunia
Melainkan awal suatu kehidupan baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,mereka yang tersakiti,mereka yang telah mencari dan mereka yang telah mencoba
Karena MEREKA-lah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah
menyentuh kehidupan mereka
...................................................................
ini adalah sebaris kata yang dikirim oleh seorang teman padaku via email, yang katanya adalah hasil dari copas. cukup indah dan yah...mengena di saat yang tepat.

yup, banyak hal terindah tak terlihat
banyak hal terindah yang berawal dari sesuatu yang mungkin tidak indah
seperti misalnya seekor kupu dengan warna warni sayap terindahnya yang ternyata bermula dari seekor ulat yang merayap dalam kejijikan manusia
yah mungkin begitu juga sebuah perasaan indah yang tertutup oleh sikap yang mungkin kurang menunjukkan keindahannya

tentang cinta ...
aku tak tahu banyak tentang hal ini sebenarnya
tapi...
yang tertulis cinta di situ mungkin aku artikan sebagai kasih
kasih yang membawa beberapa manusia dalam sebuah lingkup, sebuah komunitas, dimana mungkin terbentuk karena adanya kesamaan dari para penghuninya ( meski persamaan disini bukan berarti sama plek ) namun memang perlu diingat bahwa perbedaan itu pasti ada dan nyata, tak mungkin dipungkiri dan dielakkan
dan mungkin perbedaan itulah yang menjadikan secuil pertikaian terbetik di dalamnya

melepaskan dan meninggalkan
untuk melepaskan dan meninggalkan ini kita membutuhkan seluas hati
sepanjang keikhlasan
dan juga tentu kerelaan
dan seharusnya manusia (dalam hal ini diriku sendiri) belajar untuk itu
karena tak bisa diingkari bahwa apa yang kita miliki hanyalah TITIPAN
dan suatu hari nanti pasti akan diambil dari kita
harusnya ketika sesuatu ada di tangan kita, saat itu pulalah kita harus belajar untuk merelakannya pula jika di suatu masa itu terenggut dari tangan kita

hehe
tapi teman adalah sesuatu yang sangat berarti dan jangan sampai melepaskan seorang teman untuk menjadi musuh, benar kan?
pesan ini lebih tertuju kepada diriku pribadi


.............
ada banyak kata yang tak terangkai
ada banyak kata yang tak terucap
bahkan ada ribuan kata yang tak termaktub
dalam kitab kehidupan
tapi setidaknya
hati mampu membaca kata yang tersembunyi
.............

Senin, 26 Mei 2008

apa yang terpenting dalam pernikahan

"apa sebenarnya yang paling penting dalam pernikahan?"
pertanyaan pendek itu beberapa hari ini mengusikku..dan aku pun tergelitik untuk melakukan survey dengan melontarkan pertanyaan tersebut kepada orang lain
nj : mal mas`uulu a`lamu minas sa`il...!yg ditanya didak lebih tau daripada yg bertanya...if U say that : love isn`t enough...!it`s uP to U.but without love....every thing is nothing !!

beben : yang paling penting adalah nyaman dan menentramkan, serta restu dari orang tua

nd_st : menikah dengan orang yang tepat. Take n give, saling melengkapi, menyemangati, akhirnya ya apa sih yg di cari selain rasa tentram dan tenang.

`mierz: mempelai berdua, lanang + wadon

dhias : komunikasi, cinta, kejujuran, pengertian. point terpenting komunikasi

pingme: cinta, kejujuran, komunikasi

banditos: sing penting ki saling setia dan jg kerjasama dengan pasangan tanpa ada kebohongan. cinta itu bisa muncul dengan sendirinya. masalah materi Gusti Allah wis duwe rencana tergantung kita sendiri sing penting ikhtiar karo tawakal. nek wis gelem di rabi khan berarti wis narimokudune aku yo ngene iki kowe yo ngono kuwi cuman nek iso jaga perasaan pasangan tanpa dibuat2 harus dengan ikhlas hati

hanya sampai sekian pencarianku terhadap jawaban orang lain.lalu bagaimana menurutku sendiri?

to be conyinued....

Rabu, 21 Mei 2008

sungguh aku ingin memaafkanmu!

kau tahu
memaafkanmu kali ini merupakan hal yang sangat sulit bagiku
aku sudah berkali kali memaafkanmu di masa dulu, yang bahkan aku tak mampu lagi untuk menghitungnya
tapi apa???
tak pernah sekalipun kau mencoba menghargai maaf yang aku berikan atasmu dan semua kesalahan serta perlakuan yang sama darimu pun kembali menerpaku,melukaiku dengan sangat tegas!
lalu bagaimana lagi kau mampu berpikir aku akan bisa melalui ini semua dan kembali memaafkan dirimu?? jelaskan padaku, bagaimana mungkin aku menghilangkan semua kesakitan ini dan tersenyum kepadamu??
maaf, karena hati ini berasa sakit...

oh, tidak...mungkin aku bisa sekedar berucap bahwa aku memaafkan, tapi sepertinya hatiku tak bisa melupakan bahwa kau begitu terlalu terhadapku. kesalahan itu begitu besar dan entah butuh kesabaran yg seluas apa untuk melupakannya..

maaf, tapi hatiku benar benar sakit. ...

batas kesabaran

Tuhanku...
ingin aku bertanya kepadaMu
sebenarnya seberapa kah batas kesabaran seseorang?
seberapa lama ia mampu manusia menahan geram nya dan bersabar
seberapa banyak kemampuan untuk bersabar terhadap cobaanMu
seberapa luas kesabaran untuk menerima kesalahan orang lain
seberapa panjang nafas seseorang untuk kembali merasakan luka yang terulang dan menerima kepedihan yang dibuat atasnya oleh orang lain?
sebarapa kuat kesabaran itu mampu mengisi jiwa dan raga seseorang?
seberapakah?

came home

jumat kemarin akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke rumah..bukan, bukan dengan niat mo bolos hari senin nya, aku berniat tetap masuk di hari senin yang terjepit di antara liburan itu kok. hanya saja di samping aku punya sedikit keperluan penting, dan juga karena sudah lama aku tidak melihat rumahku, sejak terakhir aku pulang di bulan Desember, maka aku pun meniatkan untuk pulang di jumat sore.
dan PC lah aku, menuju pulogadung. (tapi ternyata aku tidak tergolong pc, karena listrik mati dan mesin absen tak bisa berfungsi)
bis yang aku tumpangi pun segera membawaku ke kampung halaman dari jam 16.00 hingga 04.00 keesokan harinya. dan aku berhasil mengejutkan ortuku yang tak menyangka putrinya akan berada di hadapannya saat itu.
betapa senang aku melihat wajah keduanya yang tersenyum menyambutku..
dan akupun melewatkan akhir pekanku bersama keluarga yang aku sayangi
seperti rencana, minggu malam aku kembali menuju jakarta, dengan harapan senin pagi bekerja
tapi berhubung lain hal dan sebagainya, aku ternyata tertinggal kereta, jadi aku pun pulang dengan kereta pagi..
senin sore sampai jakarta, jam 16.30 nyampe kantor, tinggal nungu absen pulang...
hmm...aku tahu seharusnya aku lebih sering pulang ke rumah, tapi...keadaan dan hal hal lain menyebabkan aku tak mampu untuk itu, maafkan aku duhai keluargaku...

Kamis, 15 Mei 2008

aku ingin menjadi pohon

kenapa sebatang pohon?
sebatang pohon...
memiliki akan yang menghunjam dalam ke tanah, kokoh menopangnya hingga pohon itu tetap mampu tegak berdiri. akar ini memiliki bulu bulu akar yang akan menyerap nutrisi yang diperlukan untuk kehidupannya. hidup atas kemampuannya sendiri.
ia memiliki dahan dan ranting, yang selalu tumbuh memanjang ke segala arah. jika satu ranting di potong, akan tumbuh ranting yang lain. jika batangnya pun di potong, ia masih mampu menumbuhkan tunas tunas kecil selama akarnya masih hidup.
ia memiliki daun yang muncul di sepanjang dahan dan rantingnya. daun yang jika masih hijau akan membantu mengambil oksigen dari udara dan cahaya matahari untuk membuat nutrisi yang dibutuhkan oleh raganya.
sebatang pohon........
ketika terik panas memanggang setiap kepala, berada dibawahnya akan menggantikan terik dengan kesejukan
ketika rintik dan rinai mulai mengguyur, rerimbunannya akan memberikan tempat bagi yang ingin berlindung di bawahnya
sebatang pohon pula yang menyediakan oksigen bagi para makhluk lain...
selain itu
sebatang pohon akan tetap kukuh meski batang batangnya di tebas, asalkan ia masih memiliki akar, maka tunas tunas baru akan tumbuh...

Selasa, 13 Mei 2008

Melati vs Teratai











……..
Ketika membicarakan tentang makna pernikahan, jodoh dan kapan menikah, seorang teman berkata seperti ini kepadaku

ns : “ aku yakin kamu akan lebih dulu. Kamu kan tinggal meng-iyakan mana yang kamu pilih diantara sekian yang datang kepadamu… Melati takkan mampu menahan wanginya nduk..”

me :”tapi , sayangnya aku bukanlah kuntum melati yang membagi harum dan elok dengan putihnya. Aku ini hanyalah sebentuk teratai putih yang tumbuh dalam kubangannya “

ns : “ tapi teratai justru mampu bertahan di lingkungan yang kejam, serta mampu memberikan citraan yang lebih “

me :“ ah, tahukah kau seperti apa tempat hidup teratai putih kini? Ada kubangan lumpur yang mengelilingi keberadaannya, yang setiap saat memercik dan meninggalkan noktah noktah hitam lumpur pada putihnya. Ia tidak seperti melati yang terlindungi putihnya.dan mungkin noktah yang tertinggal itu tiada bisa dihapuskan “

ns : “ nduk..lumpur itu hanyalah setitik ujian di satu keping waktu hidupnya. Batang rongga udara akan menopang hidupnya, bukan hanya sekedar bunga “

me :”tapi bagaimana bila batang itu selemah krisan? Bagaimana jika kerontang tiba tiba mengeringkan telaga tempat ia menjalani kehidupan dan hanya meninggalkan lumpur pekat yang akan melingkupinya, atau bahkan ketika air bah menerjang kepada batang yang menyokongnya, apakah batang itu masih mampu menopang?apakah teratai masih mampu mempertahankan putihnya?”

ns : “ kamu tahu, proses perjuangan hidup itu jauh lebih berarti..akhir yang lebih baik dan lebih berarti…kadang 2 pilihan itu tidak datang sekaligus. Alangkah bahagianya jika mendapatkan akhir yang baik. tak ada yang salah jika kamu memilih teratai dibanding melati, karena justru aku lebih terkesan akan keteguhan teratai "


Lama aku merenungkan antara melati dan teratai putih...
dan ternyata aku justru semakin ingin seperti teratai putih yang meski mungkin noda menciprat dalam tubuh dan meninggalkan noktah, dia tetap mampu hidup dengan tegar disana. meski ujian demi ujian menerpa rongga batang penopangnya, dia tetap berusaha kukuh berdiri di tempatnya. indah dengan keteguhannya cantik dengan putihnya, meski tak pernah seharum melati..

Minggu, 04 Mei 2008

catatan harian seorang istri

ketika iseng memendam diri di Gramedia PIM sehabis kondangan di Ciledug, Kamis kemarin, tak sengaja aku menemukan sebuah buku di antara deretan panjang buku psikologi.
ini adalah buku karya Asma Nadia, seorang penulis anggota Forum Lingkar Pena (FLP) yang sudah malang melintang di dunia kepenulisan. Banyak karya karya ringan tapi penuh pesan yang disajikannya dalam novel novel Islaminya.
Dan buku Catatan Harian Seorang Istri ini lebih kepada kumpulan kisah kisah perempuan dan istri istri yang begitu tabah dan sabar menghadapi cobaan kehidupan, pun ketika suami yang merupakan tambatan hati dan hidupnya ternyata berpaling kepada gadis lain. dan betapa tegar dan besarnya jiwa seorang istri untuk menerima dan memaafkan suaminya.

ada sebuah kisah menarik yang berbekas dalam benakku yaitu ketika seorang pria yang memiliki keluarga harmonis ditanya tentang poligami. demikian kurang lebih ( versi menurut yang aku ingat, aku tuliskan kembali dengan bahasaku sendiri, CMIIW)

A : "apa yang mendasari niat seseorang untuk berpoligami menurut Bapak sebagai seorang lelaki?"

Si Pria : " Ketika saya ingin menikah dengan gadis lain dengan niat berpoligami, maka alasan saya hanya 1, karena saya mencintai gadis tersebut, ga ada alasan lain. alasan alasan yang mungkin di buat kemudian untuk membenarkan tindakan saya mungkin adalah, karena tidak ada kecocokan dengan istri tapi enggan bercerai demi anak anak. atau bahkan mungkin demi alasan untuk menolong, demi menjaga diri. ah, semua itu hanya alasan manipulatif. alasan sebenarnya ya hanya itu, karena saya mencintai gadis tersebut dan ingin menikah dengannya."

A : "dan pernahkah Bapak merasakan hal seperti itu, mencintai gadis selain istri dan ingin menikahinya?"

Si Pria : " Munafik kalau saya bilang tidak."

A : " dan apakah akhirnya Bapak berpoligami?"

Si Pria : " tidak, saya tidak meneruskan niat saya untuk menikahi gadis tersebut atau berselingkuh"

A : " apa alasan yang mendasari keputusan yang Bapak ambil?"

Si Pria : " ada dua alasan yang mendasarinya. Pertama, saya belum tentu lebih bahagia dengan menikahi gadis tersebut dan menjalani poligami. atau bahkan mungkin nanti saya menemukan gadis lain dan mencintainya, lalu apa saya akan menikahinya lagi. mengharapkan kebahagiaan dengan gadis yang saya cintai tersebut, yang belum tentu akan saya dapatkan,padahal sekarang saya cukup bahagia. kedua, istri saya yang pasti sangat terluka, juga anak anak saya. lalu bagaimana mungkin saya masih bisa berpikir akan mengorbankan kebahagian yang saya miliki sekarang, melukai hati istri dan anak anak saya demi sebuah Kebahagiaan yang belum Pasti lebih besar daripada sekarang, atau bahkan tidak ada sama sekali? Saya pun mengurungkan niat. lebih bersyukur atas karunia Allah atas keluarga yang saya miliki, cinta istri dan anak anak saya, dan merasa cukup dengan itu semua. Jika manusia tak pernah merasa cukup, maka poligami pun tak akan membawa kebahagiaan lebih untuknya. Kehendak hati jangan terlalu diturutkan, karena ada nafsu yang tercampur di dalamnya "


------

Orang kedua yang diwawancarai adalah seorang lelaki yang melaksanakan poligami dan memiliki 2 orang istri

A : " Apakah Bapak bahagia dengan poligami yang Bapak jalani?"
Si Pria : " saya tak bisa bilang bahwa saya lebih bahagia dengan poligami ini"
A : " Bisa Bapak jelaskan kenapa Bapak merasa seperti itu?"
Si Pria : " Dengan istri pertama saya memiliki 2 orang anak yang mampu menceriakan hidup saya, dan istri saya ini adalah istri yang cukup baik dan mampu menempatkan diri sebagai seorang istri. Tapi dengan istri kedua saya, wanita yang pada awalnya membuat saya setengah mati mencitainya hingga menikahinya tanpa memperdulikan perasaan istri dan anak2 saya, saya tidak dikaruniai seorang anakpun dan saya tidak merasakan pengabdian seperti dari istri pertama saya."

A : " jadi apakah Bapak menyesal?"
Si Pria : " Andaikan waktu bisa kembali dan penyesalan itu bisa mengubah keadaan. Oh, tidak, saya telah memilih jalan ini, maka sayapun harus rela menanggung apapun akibat dari jalan yang saya pilih. Keinginan saya adalah agar saya mampu menebus kesalahan saya kepada Istri pertama dan anak anak saya. menyembuhkan luka di hati mereka, meski saya tahu, adda luka yang mungkin tak akan bisa disembuhkan. Tapi, saya hendaknya bersyukur, bahwa istri pertama saya masih setia terhadap pengabdiannya, memaafkan dan mau menerima saya dan istri baru saya."

-----------

Jadi Bagaimana kah seseorang hendaknya memandang sebuah poligami???
Konsep Poligami dalam Islam menurut pandanganku adalah konsep Monogami, kurang lebih disebutkan bahwa untuk berpoligami, seorang pria harus memiliki kemampuan untuk adil. tapi adakah di dunia ini manusia yang benar benar adil?
Dan Rasulullah sendiri pun sebenarnya penganut monogami, ketika Khadijah masih menjadi istrinya, tak seorang gadispun mampu masuk ke dalam hatinya atau menjadi istri keduanya. Rasulullah menjadikan Khadijah satu satunya istri hingga maut menjemput sang istri.
CMIIW (Correct Me If I Wrong)

Sungguh Kebenaran itu datangnya dari Allah, kesalahan dan kekeliruan datang dari diri saya pribadi, sebagai makhluk yang Dhoif.. maaf jika ada yang salah, harap dikoreksi.

Jumat, 02 Mei 2008

untuk sahabat milis emailku

Assalamualaikum Wrwb
temen temenku yang ada di milis email ngapaker
Dhias, `mierz, arsantaca, martinez, alief, pingme, nHupH, ramones, jingle, ndez, dll
sodara sodaraku seiman
betapa aku sangat menyayangi kalian duhai sodaraku
aku merasa sangat beruntung dan berterima kasih kepadaNya yang berkenan mempertemukan kita dalam kasih persahabatan
terima kasih karena kalian telah ikut serta mewarnai hidupku
terima kasih karena kalian hadir mengisi setiap relung sepiku
terima kasih karena kalian telah menghadirkan tawa geli dan senyum dalam batinku
terima kasih karena kalian telah mencantumkan namaku dalam daftar email kalian
terima kasih atas ingatan kalian atas hadirku
terima kasih atas semua pengalamanatas semua pembelajaran yg kuperoleh dari kalian
atas semuanya
terima kasih
meski persahabatan ini terpisahkan jarak
aku berdoa semoga kita senantiasa ada dalam lungkupan kasihNya,
dan persahabatan yang terjalin dengan cara sederhana namun tak lazim ini tetap adanya, berkembang dalam curahan senyum dan kasih
terima kasih duhai sahabatku
Semoga rahmatNya senantiasa menyertai langkah kita.
amiin
Wassalamu alaikum wrwb

Selasa, 29 April 2008

i'm 22 years old now

yup hari ini 28 April 2008 aku ternyata sudah berusia 22 tahun. usia dengan cepatnya merangkak naik, tak terasa waktu telah terlalui dengan begitu cepatnya.

hmm... tak pernah ada ritual khusus dalam ultahku sebelumnya.
tapi kali ini ada sesuatu yang berbeda.
semalam aku menghabiskan waktu ku untuk tidak tidur, menunggu dentang demi denting jarum jam hingga menunjuk kepada angka 12.
bukan, aku tak hanya diam menunggu.
aku, untuk pertama kalinya dalam hidupku, melakukan sebuah perenungan panjang di dalam penantian akan datangnya hari lahir...sebuah perenungan atas langkah yang selama ini kutapakkan, atas semua pilihan yang telah aku buat dan ternyata salah, dan atas betapa umur yang kulalui selama ini tak banyak kulakukan hal hal terbaik. banyak waktu yang tersia dengan begitu saja. umur yang terlewat demikian saja...ah... aku ternyata begitu degil, dan knapa aku baru mau mengakui kedegilanku ini?

dan ketika jarum berdetak 12 kali, maka ingin kuhadapkan wajahku kepadaNya, bersimpuh di hadapanNya. ingin kugenapkan shalat malamku kali ini, yang selama ini sudah jarang aku lakukan. ah, begitu banyak ternyata yang hilang dari diriku...sungguh, aku merindukan gadis kecil yang lurus dan lugu itu..

dan ketika usai sujudku, teman2ku membuatku merasa haru akan pesan dan telpon mereka di tengah malam...oh begitu banyak ternyata yang masih mengingat hari miladku... Tuhan, maka nikmat mana lagi yang aku dustakan. Kau memberikan segalanya kepadaku. tapi hambaMu ini sungguh tak tahu diri, hanya bisa mengeluh, meratap dan tidak puas. ampuni aku ya Tuhan...

pagi harinya begitu tiba di kantor, seorang cleaning service mengantarkan cake (jezzkline bo!)
kepadaku, dari seorang supervisor yang seperti ayah kepadaku
ada juga yang menelpon menanyakan, mau tart apa, Harvest atau Dapur Coklat?
dan lagi, si bapak Supervisor satunya, menawarkanku " ayo makan makan, kamu tinggal pilih mau restoran yang mana", ah, beliau memang sudah seperti bapak bagiku..
aku begitu beruntung karena begitu banyak yang masih memperhatikan dan mempedulikan keberadaanku :)

Tuhan, semoga di usiaku ini aku menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar dan ikhlas atas jalan yang membentang di hadapanku
semoga aku menjadi makhlukMu yang pandai atas syukur...
dan semoga aku berubah menjadi umatmu yang Kau harapkan
amiin...